Apa saja yang perlu di perhatikan dalam melakukan tune up mobil injeksi ?


Jago Bengkel Tune Up Mobil Injeksi

Tune up mobil injeksi sangat diperlukan untuk menjaga performa mobil, alias menjadikan mobil terasa seperti baru lagi. Berbeda dengan sitem karburator, terdapat 6 komponen yang harus dicek saat tune up mobil injeksi. Perhatikan cara yang benar untuk lakukan tune up mobil injeksi.
Mobil-mobil keluaran terbaru pada umumnya sudah menggunakan sistem injeksi, seperti Toyota Yaris, Toyota Innova, Daihatsu Ayla, Honda Brio atau Honda Jazz, dll.

Bagi kamu yang ingin melakukan tune up mobil sistem injeksi sendiri, kamu bisa melakukannya dengan langkah-langkah berikut.

Apa saja yang perlu di cek saat tune up mobil? simak beberapa persiapan berikut ini

Persiapan Sebelum Melakukan Tune Up

Sebelum melakukan tune up, ada beberapa persiapan yang perlu kamu lakukan. Persiapan ini dibutuhkan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Berikut langkahnya:

  1. Memeriksa ketinggian air radiator. Kalau air radiator kurang, bisa ditambahkan dengan Coolen atau air biasa. Cek juga apakah ada rembesan pada sela radiator. Kamu bisa menggunakan radiator pressure gauge atau bisa secara manual menggunakan lampu senter.
  2. Memeriksa fluida-fluida mobil, seperti oli mesin, oli transmisi, minyak rem, dan oli power steering. Kamu bisa mengecek atau melihat kondisi dan volume dari fluida-fluida tersebut. Jika kondisi oli sudah tidak bagus, sebaiknya ganti oli dengan yang baru. Cara mengeceknya adalah menggunakan deep stick untuk mengetahui level oli. Pada minyak rem, kamu bisa cek ketinggian minyak rem dalam reservoir dan label pada body reservoir. Kamu bisa menggunakan bantuan lampu senter kalau buram.
  3. Hidupkan mesin mobil pada putaran stasioner sekitar 5-10 menit.


Baca juga : Mengatasi RPM naik turun di mobil injeksi

6 Komponen yang Wajib Dicek Saat Tune Up Mobil Injeksi

Setelah melakukan persiapan, ini dia 6 komponen yang harus dicek pada saat melakukan tune up mobil injeksi. Apa saja 6 komponen tersebut?

1. Pembersihan ruang bakar

Biasanya terdapat banyak kerak pada ruang bakar meskipun sudah menggunakan oli dengan teknologi anti residu. Oli hanya bersifat membantu agar kerak tidak cepat menumpuk, tetapi tetap saja lama kelamaan kerak akan menumpuk.

Munculnya kerak ini disebabkan oleh campuran bensin dan udara atau menggunakan bahan bakar dengan oktan yang rendah. Pada ruang mesin ini juga terdapat busi yang juga harus dibersihkan. Biasanya banyak kerak yang menumpuk pada komponen kecil ini.

Cara membersihkan ruang bakar tidak perlu melepas kepala silinder. Kamu bisa menggunakan cairan combustion cleaner dengan cara disemprot sehingga merontokkan kerak di ruang bakar.

2. Idle Speed Control (ISC)

ISC atau idle speed control ini berfungsi untuk mengatur RPM idle mesin injeksi. Kalau komponen ini kotor, tentu saja performa mobil menurun/terganggu. Maka dari itu, biasanya jika melakukan tune up mobil injeksi di bengkel, mekanik akan mengecek bagian ini.

Namun, tidak semua mobil mesin injeksi dilengkapi ISC. Idle RPM pada mobil injeksi dengan teknologi terbaru yang TAC (throttle actuator control) ISC sudah diatur oleh katup gas yang dibuka tutup menggunakan motor listrik.

3. Throttle Body

Throttle body juga biasanya dicek oleh mekanik bengkel ketika melakukan tune up mobil sistem injeksi. Throttle body akan dibersihkan dari kerak yang biasanya menempel pada bagian katup. Meskipun mobil injeksi tidak menggunakan sistem karburator, tetapi masih ada katup gas. Jadi bagian katup gas ini juga harus dibersihkan dari kerak.

Kerak pada throttle body bisa menjadi penyebab RPM mesin tidak stabil. Cara membersihkannya adalah dengan melepas throttle body dan dibersihkan menggunakan carbon cleaner atau carb jet dan tidak lupa juga menyemprotkan angin dengan air gun.

4. Filter udara

Bagian yang perlu dicek juga saat tune up mobil injeksi berikutnya adalah filter udara. Filter ini berfungsi menyaring udara atau kotoran agar hanya udara bersih yang masuk ke mesin. Jika debu dan kotoran menumpuk tentu saja filter ini tidak akan bekerja maksimal.

Cara membersihkan filter udara bisa dengan menggunakan air gun, tetapi kalau sudah tidak memungkinkan untuk dibersihkan, sebaiknya ganti saja filter udara dengan yang baru.

5. Aki mobil

Aki mobil yang digunakan pada mobil mesin injeksi memang biasanya adalah aki kering atau aki MF (maintenance free) yang minim perawatan. Tetapi bukan berarti sama sekali tidak dirawat. Aki MF bisa dicek dengan mengetahui kadar aki menggunakan battery tester. Pengecekan ini juga bisa melihat tegangan aki dan CCA (cold crank amp).

Biasanya ketika melakukan tune up mobil injeksi di bengkel, mekanik akan bertanya apakah aki akan diganti atau tidak, jika aki sudah memasuki usia pakai.

6. Elektrikal mobil

Bagian yang tidak kalah penting untuk dicek saat tune up mobil injeksi adalah mengecek elektrikal mobil. Untuk mengecek elektrikal mobil, biasanya menggunakan scanner alat khusus. Pengecekan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi sensor mobil, apakah ada yang rusak atau tidak. Pemindaian atau scanning ini tidak hanya dilakukan pada mesin, tetapi juga pada body.

Bagi kamu yang ingin melakukan scan di rumah untuk tune up mobil sistem injeksi, kamu bisa membeli alatnya yang versi aftermarket agar harga yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Karena tentu saja, alat scan yang original dari pabrik harganya sangat mahal. Hanya saja, ada kemungkinan scanner itu tidak cocok untuk mobil kamu.

Cara menggunakan scanner adalah dengan menyambungkan alat scan ke DLC mobil kemudian operasikan scannerScanner akan otomatis membaca sistem elektrikal mobil. Posisi DLC ini biasanya ada di kabin pada sisi driver di sekitar dashboard atau console.

Itu dia 6 komponen yang perlu dicek dan tune up mobil injeksi. Caranya mungkin cukup rumit bagi kamu yang tidak terbiasa mengotak-atik otomotif. Untuk menghindari terjadinya kesalahan pada saat tune up, sebaiknya kamu menyerahkan proses ini ke mekanik yang berpengalaman.

Tak perlu khawatir dengan kualitas bengkelnya, kamu bisa melihat rating dan juga fasilitas-fasilitas bengkel sebelum melakukan service tune up. Harga yang perlu dibayarkan juga harus sesuai yang tertera, jadi tidak takut kantong jebol karena biaya tune up.